Yang Harus Dilakukan Jika Anda Digigit Gurita Cincin Biru Berbisa

- Kematian gurita cincin biru
- Racun
- Gejala gigitan
- Jika sudah pernah digigit
- Pencegahan
- Prognosis
- Ringkasan
Gurita cincin biru adalah beberapa makhluk laut paling mematikan di lautan, meski jarang menggigit manusia.
Gurita cincin biru berukuran kecil: panjangnya tidak lebih dari sekitar 2,5 inci, dengan lengan sekitar 4 inci. Biasanya warnanya kuning atau berwarna pasir, tetapi cincin biru cerah muncul di tubuh mereka saat akan menyerang.
Mereka akan menyerang hanya jika merasa terancam. Jika gurita cincin biru memang menggigit Anda, Anda perlu segera mendapatkan perawatan medis karena gigitannya bisa berakibat fatal dalam waktu singkat.
Gurita cincin biru mematikan
Gigitan gurita cincin biru mematikan bagi manusia karena racun makhluk itu.
Racun dapat membunuh lebih dari 20 manusia hanya dalam beberapa menit, meskipun hal ini sangat kecil kemungkinannya. Gurita cincin biru tidak akan menggigit kecuali jika merasa terpancing. Selain itu, mereka biasanya bersembunyi di siang hari dan terjaga di malam hari.
Hanya ada sedikit laporan kematian akibat gigitan gurita cincin biru dalam beberapa dekade terakhir. Sebuah penelitian tahun 2008 mencatat bahwa hanya ada tiga kematian manusia yang tercatat.
Yang perlu Anda ketahui tentang racun gurita cincin biru
Gurita cincin biru memiliki racun yang disebut tetrodotoxin, atau TTX . Ini adalah salah satu jenis racun paling serius dan mematikan yang ditemukan di lautan. Kelenjar ludah gurita menghasilkan racun, dan bakteri menyebar melalui paruhnya.
TTX dapat melumpuhkan manusia dalam beberapa menit. Akibat kelumpuhan ini, tubuh Anda tidak akan bisa mendapatkan cukup oksigen, dan kematian akibat gurita cincin biru akan terjadi.
Gejala gigitan gurita cincin biru
Anda mungkin mengalami berbagai gejala jika gurita cincin biru menggigit Anda. Anda mungkin tidak benar-benar merasakan gigitan itu sendiri, tetapi sangat penting untuk segera mendapatkan perawatan medis jika Anda mencurigainya.
Gejala yang Anda alami mungkin tergantung pada jumlah racun yang dilepaskan di tubuh Anda, serta usia Anda. dan kesehatan secara keseluruhan.
Gejala gigitan gurita cincin biru akan berkembang pesat dalam waktu sekitar 10 menit.
Gejala awal gigitan gurita cincin biru dapat meliputi:
- produksi air liur yang berlebihan
- kesulitan menelan
- dada sesak
- kesemutan
- mati rasa
- berkeringat
- pusing dan pusing
- sakit kepala
- mual
- kehilangan penglihatan
Gejala dapat cepat memburuk, meningkat menjadi:
- kelumpuhan
- kelemahan pada otot Anda
- kurangnya koordinasi
- kekurangan oksigen jaringan Anda, mengakibatkan perubahan warna yang tampak menjadi biru atau ungu
Perawatan darurat gurita cincin biru
Gigitan gurita cincin biru benar-benar darurat medis karena alangkah mematikan racunnya. Anda harus segera mencari pertolongan medis jika Anda digigit, meskipun Anda tidak curiga makhluk itu menyuntik Anda dengan racun. Tidak ada antivenom untuk gigitan gurita cincin biru.
Racun dari gurita cincin biru dapat menyebabkan depresi atau henti pernapasan. Dalam hal ini, upaya resusitasi akan dimulai oleh seorang profesional medis. Ini termasuk:
- oksigen tambahan
- cairan intravena (IV)
- intubasi (jika Anda tidak dapat bernapas dengan cukup sendiri)
Anda juga pasti ingin merawat situs luka. Ini termasuk membersihkan area gigitan dengan air tawar (bukan air garam). Anda harus menerapkan teknik imobilisasi tekanan pada luka setelah dibersihkan.
Ini termasuk membalut perban elastis (perban ACE) di atas lokasi luka, kemudian terus membungkusnya dengan bagian tubuh lainnya dengan sangat erat. Selesaikan perawatan dengan membebat area yang dibungkus dengan sesuatu yang stabil.
Cara menghindari serangan gurita cincin biru
Tidak ada alasan untuk takut disengat gurita cincin biru jika Anda hati-hati. Jangan mendorongnya saat Anda berenang atau jika Anda menemukannya di lingkungan kehidupan laut lain, seperti akuarium.
Gurita cincin biru hanya akan menggigit saat merasa terancam. Cobalah untuk tidak menyodok ruang kecil di habitat aslinya. Mereka dapat keluar-masuk ruang yang sangat kecil, jadi berhati-hatilah untuk tidak menyentuh objek apa pun yang mungkin mereka sembunyikan.
Pandangan
Prognosis dari gigitan gurita cincin biru bergantung pada waktu Anda menerima perawatan medis.
Tidak semua gigitan menyebabkan gejala yang parah, tetapi ahli kesehatan harus mengawasi Anda selama beberapa jam setelah gigitan. Ini akan memungkinkan mereka untuk mengobati gejala yang berpotensi berbahaya yang mungkin terjadi beberapa jam setelah hewan itu bertemu.
Jika Anda bisa diintubasi dan memakai ventilator tepat waktu, gigitan itu masih bisa bertahan.
Dalam penelitian tahun 2008, misalnya, seorang anak laki-laki berusia 4 tahun selamat dari gigitan gurita cincin biru. Dia menerima intubasi dan oksigen dari ventilator dalam waktu 30 menit setelah digigit.
Kelumpuhan racun mulai hilang setelah 15 jam, dan dokter melepas ventilator setelah 17 jam. Studi tersebut melaporkan bahwa anak tersebut tidak mengalami komplikasi jangka panjang dari gigitan tersebut.
Bawa Pulang
Gigitan gurita cincin biru jarang terjadi tetapi sangat berbahaya. Hindari mengganggu makhluk di habitatnya untuk mengurangi risiko digigit.
Anda perlu segera mencari pertolongan medis jika gurita cincin biru menggigit Anda. Intervensi cepat dapat menyelamatkan hidup Anda.
Gugi Health: Improve your health, one day at a time!