Risiko Kesehatan yang Tidak Anda Ketahui

thumbnail for this post


Anda mungkin mengira Anda tahu seperti apa rupa seseorang dengan diabetes tipe 2 — lebih tua, obesitas, dan tidak banyak bergerak. Tetapi wanita kurus juga berisiko: Faktanya, sekitar 15 persen penderita diabetes tipe 2 memiliki berat badan normal (artinya mereka memiliki BMI di bawah 25). 'Jika Anda melihatnya di toko bahan makanan, Anda akan bersumpah orang-orang ini tidak memiliki masalah,' kata Rochelle Naylor, MD, ahli endokrinologi di University of Chicago Kovler Diabetes Center.

Apa yang terjadi
Mengapa orang langsing terkena diabetes? Penjelasan yang mungkin: 'sindrom lemak-tipis' (alias kurus-lemak), di mana Anda kurus tetapi persentase lemak tubuh Anda tinggi. Lihatlah bentuk tubuh Anda: Jika tubuh Anda lebih tebal atau memiliki rasio pinggang-pinggul yang tinggi, itu adalah petunjuk bahwa Anda mungkin mengandung banyak lemak visceral, jenis berbahaya yang mengelilingi organ internal Anda. 'Sel lemak tidak hanya diam di sana. Mereka secara aktif mengeluarkan hormon yang dapat memperburuk resistensi insulin dan menyebabkan diabetes, 'kata Sethu K. Reddy, MD, kepala bagian diabetes dewasa di Joslin Diabetes Center Harvard Medical School.

Anda mungkin juga lebih rentan jika Anda memiliki riwayat keluarga yang kuat, menderita diabetes gestasional (atau ibu Anda mengidapnya saat hamil), tidak berolahraga, atau menderita sindrom ovarium polikistik.

Yang dapat Anda lakukan
' Bahkan orang dengan berat badan normal mungkin memiliki ruang untuk menurunkan sedikit berat badannya, 'kata Dr. Naylor. (Pikirkan 5 atau lebih pon.) Latihan dan diet adalah kuncinya, tidak peduli apa yang terjadi pada timbangan. Lakukan latihan kardio dan kekuatan, yang keduanya dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Bertujuan untuk 30 menit sehari, lima hari seminggu. Hindari karbohidrat sederhana yang diproses; mengisi makanan kaya serat seperti biji-bijian dan sayuran.

Namun, jika Anda sudah berolahraga dan mengonsumsi makanan yang relatif sehat tetapi masih memiliki gula darah tinggi, Anda mungkin perlu minum obat. 'Beberapa orang berpikir ini adalah pilihan terakhir dan mencoba menghindarinya,' kata Dr. Naylor. 'Tetapi yang paling penting adalah mengelola kadar gula darah Anda.'

7 Tanda Peringatan

Jika Anda melihat salah satu dari gejala diabetes ini, ada baiknya untuk menyampaikannya kepada dokter Anda. dan meminta tes darah (biasanya A1C) untuk memeriksa kadar gula darah Anda.

• Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil

• Merasa sangat haus

• Penurunan atau kenaikan berat badan yang tidak dapat dijelaskan

• Sering terkena infeksi jamur

• Penglihatan kabur

• Kesemutan di tangan dan kaki

• Luka yang tidak sembuh dengan baik atau infeksi yang sulit disingkirkan




Gugi Health: Improve your health, one day at a time!


A thumbnail image
A thumbnail image

Risiko Serangan Jantung Quintuples Keguguran Berulang

Kehilangan kehamilan dapat menghancurkan hati calon ibu dengan lebih dari satu …

A thumbnail image

Risiko Stroke Lebih Besar pada Orang yang Terlalu Banyak Tidur

Tidur berlebihan memang terasa menyenangkan di akhir pekan, tetapi terlalu …