Cara Mudah Mencegah Diri Makan Berlebihan

Ada alasan mengapa Anda begitu sering mengemil di ruang istirahat di tempat kerja. Ternyata, kerja mental dapat menguras energi orang, menyebabkan tubuh mereka membutuhkan penyalaan ulang — seringkali dalam bentuk makanan. Namun, sebuah penelitian kecil baru mengungkapkan bahwa cara yang baik untuk memerangi kudapan di kantor adalah olahraga.
Ini mungkin tampak berlawanan dengan intuisi, tetapi penelitian yang muncul menunjukkan bahwa olahraga sebenarnya membuat orang merasa kurang lapar, mungkin karena regulasi yang lebih baik dari hormon yang berhubungan dengan kelaparan. Dalam studi terbaru, diterbitkan dalam jurnal Medicine & amp; Sains dalam Olahraga & amp; Saat berolahraga, para peneliti menemukan bahwa orang yang berolahraga setelah melakukan pekerjaan mental — seperti pekerjaan yang kita semua lakukan di kantor setiap hari — makan lebih sedikit kalori dibandingkan dengan orang yang melakukan pekerjaan mental dan kemudian tetap tidak bergerak.
Dalam penelitian tersebut , peneliti secara acak menugaskan 38 mahasiswa untuk menyelesaikan ujian tingkat masuk pascasarjana dan kemudian menghabiskan 15 menit istirahat, atau menyelesaikan ujian dan menghabiskan 15 menit melakukan pelatihan interval intensitas tinggi (HIIT) di atas treadmill. Para pria dan wanita juga secara terpisah menghabiskan 35 menit bersantai sebagai kondisi kontrol. Setelah itu, pria dan wanita dalam penelitian tersebut diberi tahu bahwa mereka dapat makan pizza sebanyak yang mereka inginkan.
Para peneliti menemukan bahwa orang-orang yang melakukan latihan mental dan istirahat makan rata-rata 100 kalori lebih banyak daripada saat mereka santai saja, menunjukkan bahwa melatih otak kita menghabiskan energi dan membuat kita lapar. Sebaliknya, orang yang berolahraga setelah latihan mental tidak mengonsumsi lebih banyak kalori, meskipun mereka menggunakan lebih banyak energi untuk berolahraga. "Olahraga memiliki kemampuan untuk meningkatkan sumber bahan bakar yang tersedia dalam tubuh yang dapat memberi sinyal ke otak: 'Inilah sumber energi yang saya butuhkan, saya tidak perlu mengisinya melalui makanan,'" kata penulis studi William H. Neumeier dari Universitas Alabama di Birmingham.
Diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami mengapa olahraga dapat memerangi rasa lapar, tetapi Neumeier menyarankan hal itu mungkin karena efeknya pada hormon seperti ghrelin, yang dapat meningkatkan rasa lapar. Itu bisa menjelaskan mengapa orang sering kali tidak ingin makan segera setelah berolahraga, katanya: olahraga mungkin cukup bermanfaat.
"Mungkin gangguan itulah yang menopang keinginan untuk makan," katanya. “Saya pikir ini akan sangat berlaku untuk sejumlah individu yang melakukan tugas tidak bergerak yang menuntut mental tetapi tidak menuntut secara fisik.”
Sampel penelitian ini sangat kecil, tetapi ini bukan yang pertama melihat hubungan antara pekerjaan dan makan lebih banyak makanan. Studi serupa perlu dilakukan untuk menentukan seberapa hebat olahraga peran dalam menjaga nafsu makan, serta seberapa banyak olahraga yang dibutuhkan untuk mengekang rasa lapar.
Gugi Health: Improve your health, one day at a time!