Studi: Hammock Membuat Tidur Lebih Baik

Bukan hanya bayi yang mendapat manfaat dari gerakan goyang lembut. Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa ketika Anda berbaring untuk menutup mata, berayun di tempat tidur gantung akan membantu Anda tertidur lebih cepat, dan membuat Anda tidur lebih nyenyak, daripada tidur siang di tempat tidur atau sofa yang tidak bergerak.
Swiss peneliti memantau aktivitas otak 12 pria selama 45 menit tidur siang di tempat tidur stasioner dan tidur siang dengan panjang yang sama di tempat tidur goyang lembut yang dirancang untuk mensimulasikan tempat tidur gantung. Ketika mereka berada di 'tempat tidur gantung,' para pria rata-rata tertidur satu menit lebih cepat, dan memasuki tahap tidur yang lebih dalam lebih dari tiga menit lebih cepat daripada ketika mereka tidur siang di tempat tidur diam, para peneliti menemukan.
Selain itu, mereka terkejut menemukan bahwa para pria, saat bergoyang, menghabiskan hampir lima menit lagi dalam tahap kedua tidur (dikenal sebagai N2), yang biasanya merupakan sekitar setengah dari istirahat malam normal. Mereka juga menghabiskan lebih sedikit waktu pada tahap awal yang berfungsi sebagai transisi antara terjaga dan tidur.
Tautan terkait:
Meskipun penelitian ini kecil, bahkan untuk penelitian pemantauan otak, dan Hasilnya perlu dikonfirmasi dalam eksperimen di masa mendatang, para peneliti mengatakan temuan mereka dapat mengarah pada pengobatan baru untuk insomnia dan gangguan tidur lainnya.
'Ini dapat membantu dalam hal pasien yang biasanya menderita tidur- kesulitan onset dan kesulitan mempertahankan tidur, 'kata Sophie Schwartz, PhD, salah satu penulis studi dan profesor ilmu saraf di Universitas Jenewa.
Schwartz dan rekannya tidak yakin mengapa tempat tidur gantung membantu menempatkan kita tidur. Salah satu penjelasannya mungkin sederhana bahwa orang mengasosiasikan gerakan lembut ke sana kemari di tempat tidur gantung dengan relaksasi, membuat mereka lebih mudah tertidur.
Namun proses otak lainnya mungkin juga sedang bekerja. Secara langsung atau tidak langsung, gerakan mengayun dapat mengaktifkan bagian otak yang terlibat dalam tidur, seperti amigdala. Faktanya, kata penulis, bergoyang-goyang sebenarnya dapat 'menyinkronkan' gelombang otak dengan cara yang mendorong tidur lebih nyenyak.
Para peneliti mengukur aktivitas otak dengan electroencephalography (EEG), yang menggunakan elektroda yang ditempatkan pada kulit kepala untuk mengukur aktivitas otak. Saat para pria itu bergoyang, para peneliti menemukan konsentrasi 'spindle' yang lebih tinggi pada pembacaan EEG mereka — karakteristik yang menentukan tidur N2 — dan bukti aktivitas otak gelombang lambat yang lebih banyak, sebuah indikator tidur nyenyak.
Gugi Health: Improve your health, one day at a time!