Nutrisi Pir: 5 Cara Buah Ini Dapat Meningkatkan Kesehatan Anda

Jika Anda hanya memikirkan tentang pir selama liburan ketika banyak dari mereka datang melalui pos di keranjang hadiah liburan, Anda melewatkannya. Pir telah dinikmati selama berabad-abad karena semua kelezatannya yang juicy. Mengingat lebih dari 3.000 varietas ditanam di seluruh dunia, ada buah pir untuk setiap selera — mulai dari yang lembut dan manis hingga yang renyah dan berair.
Pir memiliki lebih banyak manfaat dibandingkan dengan rasanya. Buah ini juga menawarkan manfaat nutrisi yang serius. Pir dapat membantu manajemen berat badan, meningkatkan pencernaan, mengurangi risiko diabetes tipe 2, dan banyak lagi.
Pir berukuran sedang adalah sumber vitamin C yang baik; Buah ini juga mengandung beberapa kalium, vitamin K, tembaga, magnesium, dan vitamin B, menurut database nutrisi USDA. Pir juga merupakan sumber serat yang sangat baik, yang membantu menjaga sistem pencernaan Anda tetap teratur.
Baik apel maupun pir dianggap sangat membantu dalam mengurangi risiko diabetes karena kandungan seratnya yang tinggi, yang diketahui membantu menurunkan kadar gula darah. Satu studi yang diterbitkan pada tahun 2017 membuktikan hal ini, menemukan penurunan 18% risiko diabetes tipe 2 di antara orang-orang yang melaporkan makan apel dan pir paling banyak dibandingkan individu yang makan paling sedikit. Untuk setiap pir (atau apel) yang Anda konsumsi per minggu, risiko diabetes berkurang sekitar 3%, menurut penelitian tersebut.
Buah pir, terutama yang berkulit warna-warni, mengandung fitonutrien, atau bahan kimia tumbuhan alami , seperti flavonoid. Senyawa ini diketahui membantu menjaga peradangan tetap rendah dengan menetralkan radikal bebas — yang dapat menyebabkan kerusakan sel yang selanjutnya dapat menyebabkan penyakit kronis seperti penyakit jantung dan kanker. Radikal bebas juga terkait dengan penuaan dini.
Buah pir berukuran sedang hanya memiliki 100 kalori. Dan tingkat serat tinggi yang disebutkan sebelumnya? Semua serat itu membantu memuaskan nafsu makan sehingga Anda merasa kenyang lebih lama. Berikut penelitiannya: Dalam studi 12 minggu, wanita dibagi menjadi tiga kelompok. Satu kelompok menambahkan tiga apel ke dalam makanan harian mereka, kelompok kedua menambahkan tiga buah pir, dan kelompok ketiga menambahkan tiga biskuit gandum rendah lemak. Studi tersebut menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi apel atau pir kehilangan berat hampir dua kilogram dalam 12 minggu — tanpa melakukan perubahan pola makan lain.
Pir dapat dinikmati dengan berbagai cara — mulai dari sarapan hingga hidangan penutup — membuatnya sangat sederhana untuk menilai manfaat nutrisinya tanpa banyak pekerjaan persiapan atau waktu memasak. Cobalah parfaits pir atau irisan pir dalam sereal Anda untuk sarapan; saat makan siang, potong satu menjadi salad atau dengan sandwich kalkun atau keju.
Untuk makan malam, roti bisa dipanggang, dipanggang, atau ditambahkan ke tumisan. Dan tentu saja, pir merupakan camilan portabel yang sempurna. Coba irisan pir dengan selai kacang atau pir dengan keju brie. Untuk hidangan penutup, tidak ada yang menyentuh tempat seperti pear crumble atau pear tart. Nyam!
Gugi Health: Improve your health, one day at a time!