Mungkinkah Probiotik Menjadi Strategi Baru untuk Menurunkan Berat Badan?

Probiotik yang dicampur ke dalam milkshake dapat membantu melindungi dari penambahan berat badan, menurut sebuah penelitian kecil baru-baru ini yang diterbitkan dalam jurnal Obesity.
Pertama-tama, beberapa peringatan penting: studi menguji produk komersial yang disebut VSL # 3, dan didanai oleh VSL Pharmaceuticals, Inc. Ukuran sampelnya kecil. Namun, temuan ini menambah bukti yang berkembang bahwa probiotik dan mikrobioma usus dapat berperan dalam penurunan berat badan.
Penelitian sebelumnya telah mengaitkan obesitas dan diabetes dengan ketidakseimbangan dalam mikrobioma, yang terdiri dari triliunan bakteri tinggal di usus. Apa yang kita makan dapat mengubah komunitas bakteri kita menjadi lebih baik atau lebih buruk, dan probiotik (0 sering disebut "bakteri baik") sedang diselidiki potensinya untuk mendukung koloni yang menguntungkan.
Dalam studi baru, para peneliti Virginia Tech mempelajari 20 pria sehat yang menjalani diet tinggi lemak dan kalori tinggi selama empat minggu. Beberapa pria juga meminum milkshake yang mengandung VSL # 3, probiotik dengan beberapa strain bakteri termasuk Lactobacillus acidophilus dan Bifidobacterium longum , sementara yang lain mengonsumsi milkshake placebo. Para peneliti menemukan bahwa pria yang mengonsumsi campuran probiotik memiliki peningkatan massa tubuh dan penumpukan lemak yang lebih rendah daripada mereka yang tidak.
Para peneliti menyarankan bahwa suplemen probiotik mungkin berhasil karena sejumlah alasan, dan meskipun mereka tidak bisa menentukan mekanisme dari temuan mereka, mereka punya beberapa ide. Makan berlebihan dapat dengan cepat mengubah komunitas mikrobioma, yang membuat tubuh lebih sulit menyerap nutrisi, kata mereka. Ada kemungkinan bahwa VSL # 3 membantu mengubah bakteri usus dengan cara yang memengaruhi sistem ini dan menyebabkan lebih sedikit akumulasi lemak tubuh. Selain itu, para peneliti mengatakan bahwa probiotik mungkin telah mengurangi penyerapan lipid atau memengaruhi pengeluaran energi.
Studi ini bukan yang pertama menunjukkan hubungan antara probiotik dan menurunkan berat badan. Dua strain probiotik, Lactobacillus dan Bifodobacterium , telah disorot secara khusus bermanfaat bagi kesehatan internal. Sebuah studi kecil tahun 2014 yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition , melaporkan bahwa wanita yang kelebihan berat badan yang mengonsumsi probiotik setiap hari kehilangan lebih banyak berat badan dibandingkan wanita yang mengonsumsi pil plasebo, meskipun pria tidak mengalami manfaat yang sama. (Studi ini disponsori oleh Nestlé Research Center.)
Studi lain yang tidak didanai oleh industri juga menemukan manfaat dari probiotik, seperti kontrol tekanan darah yang lebih baik dan suasana hati yang lebih baik. Ilmu pengetahuannya belum pasti, dan para peneliti masih belum yakin tentang cara terbaik untuk mengonsumsi probiotik atau cara memastikan bahwa probiotik berhasil mencapai usus Anda, tetapi banyak penelitian tentang mikrobioma sedang berlangsung.
Gugi Health: Improve your health, one day at a time!