Memasak Nasi dengan Minyak Kelapa Bisa Memotong Kalori Menjadi Setengah, Kata Peneliti

Secangkir nasi putih memiliki sekitar 200 kalori — tidak signifikan mengingat nasi putih paling sering digunakan sebagai bagian kecil dari hidangan yang lebih besar. Tapi ada cara mudah dan alami untuk mengurangi kalori nasi: tambahkan sedikit lemak, lalu biarkan dingin. Menurut penelitian yang dipresentasikan pada pertemuan nasional American Chemical Society tahun 2015, menggunakan minyak kelapa dan lemari es dapat memangkas kalori sebanyak 60%.
Beras terdiri dari pati yang dapat dicerna dan tahan. Manusia tidak memiliki enzim untuk mencerna jenis kedua itu, jadi pati resisten tidak diubah menjadi gula dan diserap dalam aliran darah seperti pati yang dapat dicerna. Semakin tahan pati yang dimiliki suatu makanan, semakin sedikit kalori dari pati tersebut yang akan diserap tubuh kita.
Para peneliti dari College of Chemical Sciences di Sri Lanka ingin mengetahui apakah mereka dapat mengubah sebagian pati beras yang dapat dicerna menjadi jenis yang tidak dapat dicerna, dan dengan demikian membuatnya kurang kalori. Dengan menguji 38 jenis beras dan mensimulasikan pencernaan manusia dalam tabung reaksi, mereka menyusun resep cara memasak nasi yang paling sedikit kalori: teteskan satu sendok teh minyak kelapa ke dalam air mendidih, lalu tambahkan setengah cangkir putih non-fortifikasi nasi dan masak selama sekitar 40 menit. Setelah dimasak, masukkan ke dalam lemari es selama 12 jam.
Nasi yang dimasak dengan cara ini memiliki setidaknya 10 kali pati resisten dari nasi yang biasanya disiapkan, dan kalori 50-60% lebih sedikit, kata para peneliti.
Begini cara kerjanya: unit glukosa dalam nasi panas memiliki struktur yang longgar, tetapi ketika mendingin, molekul-molekul tersebut mengatur ulang dirinya menjadi ikatan yang sangat erat yang lebih tahan terhadap pencernaan, kata Pushaparaja Thavarajah, PhD, yang mengawasi penelitian. Para ilmuwan sudah tahu bahwa itu bekerja pada kentang, tetapi dalam studi baru, para peneliti berpikir bahwa menambahkan lemak seperti minyak kelapa dapat menambah perlindungan ekstra. Sepertinya begitu. Molekul lemak yang menempel pada nasi, kata Thavarajah, dan memberikan penghalang terhadap pencernaan yang cepat.
Membuat pati beras lebih tahan memiliki manfaat lain selain mengurangi kalori. Itu juga akan memberi makan bakteri baik Anda. "Pati resisten adalah substrat yang sangat baik, atau sumber energi, untuk bakteri di dalam usus manusia," kata Thavarajah.
Yang terbaik dari semuanya, para peneliti menemukan bahwa menghangatkan nasi tidak mengubah kadar pati resisten — jadi peretasan kalori juga aman untuk sisa makanan.
Gugi Health: Improve your health, one day at a time!